Starting XI Terbaik Timnas Inggris Versi Statistik, Ada Kejutan di Lini Belakang

Academia Savants, 08 Juni 2026
AC
Academia Savants

Penulis

Starting XI Terbaik Timnas Inggris Versi Statistik, Ada Kejutan di Lini Belakang

Gelaran Piala Dunia 2026 semakin dekat dan pelatih Thomas Tuchel tampaknya sudah mengantongi kerangka tim utama Timnas Inggris. Namun, jika merujuk murni pada performa objektif berbasis data statistik sepanjang musim 2025-2026, susunan sebelas pemain pertama atau skuad terpilih Three Lions memunculkan sejumlah kejutan yang menarik untuk dicermati.

Data performa yang dihimpun oleh firma statistik WhoScored menjadi indikator utama dalam menyusun tim terbaik ini. Melalui algoritma komprehensif yang menilai lebih dari 200 statistik mentah secara langsung di setiap pertandingan, peringkat ini mencerminkan kontribusi nyata para pemain di atas lapangan sepanjang musim kompetisi domestik.

Dari pantauan redaksi di sektor penjaga gawang, Nick Pope menjadi nama yang secara statistik paling unggul bagi kiper dengan jumlah penampilan di atas 20 laga. Walau demikian, fakta di lapangan menunjukkan bahwa pelatih kerap kali harus mempertimbangkan faktor lain di luar angka mutlak, mengingat Jordan Pickford dan Dean Henderson tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar.

Beralih ke lini pertahanan, posisi bek kanan ditempati oleh Reece James yang dinilai tampil solid bersama Chelsea meskipun klubnya mengalami musim yang fluktuatif. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, Reece James yang pernah membantu Thomas Tuchel merayakan gelar Liga Champions 2021 kembali dipercaya menjadi pilar penting di sisi kanan pertahanan.

Kejutan terbesar muncul di sektor bek tengah dengan hadirnya nama James Tarkowski dari Everton bersama Marc Guehi yang bersinar setelah pindah ke Manchester City. Dari pantauan redaksi, James Tarkowski dinilai unggul dalam algoritma bertahan seperti duel udara dan sapuan bola, sementara nama potensial lain seperti Charlie Cresswell dari Toulouse juga mencatatkan nilai performa yang mendekati.

Pada posisi bek kiri, pos ini diisi oleh Lewis Hall yang menjelma menjadi sosok penting dalam persaingan gelar juara Manchester City. Pemain muda lulusan akademi City ini membuktikan kapasitasnya sebagai bek sayap modern yang dinamis dan memiliki prospek cerah di kancah internasional.

Bergeser ke lini tengah, Elliot Anderson dari Nottingham Forest menjadi pilihan utama sebagai gelandang bertahan berkat statistik luar biasa dalam hal pemulihan bola dan daya jelajah. Elliot Anderson mengungguli James Garner dari Everton dan Jordan Henderson dari Brentford yang lebih dipilih Thomas Tuchel karena faktor kepemimpinan.

Sektor gelandang serang dan sayap kanan diisi oleh kombinasi bintang Arsenal, Declan Rice dan Bukayo Saka. Declan Rice menjadi pemain Arsenal dengan rating tertinggi, sedangkan Bukayo Saka tetap dominan di sisi sayap kanan karena kontribusinya yang jauh lebih besar daripada sekadar torehan gol dan asisten di atas kertas.

Berdasarkan pengamatan tim redaksi, posisi playmaker nomor 10 tetap menjadi milik Jude Bellingham dari Real Madrid, meskipun posisinya mulai diusik oleh talenta baru seperti Morgan Rogers. Di sisi sayap kiri, pemain Bournemouth, Marcus Tavernier secara mengejutkan masuk ke dalam daftar berkat konsistensi performanya.

Posisi ujung tombak utama tentu saja mutlak menjadi milik kapten Harry Kane yang mencatatkan nilai penampilan luar biasa bersama Bayern Munich. Dari pantauan redaksi, Harry Kane tidak hanya menjadi pemain Inggris dengan rating tertinggi, tetapi juga salah satu yang terbaik di jajaran lima liga top Eropa musim ini.