Penulis
Gelandang andalan Real Madrid, Jude Bellingham, resmi mengukir sejarah sebagai pemain termuda yang berhasil mencapai 50 penampilan atau caps bersama tim nasional Inggris. Berdasarkan catatan sejarah, rekor ini sebelumnya dipegang oleh Wayne Rooney, namun Bellingham sukses memecahkannya dengan selisih waktu lebih dari 150 hari sebelum dirinya menginjak usia 23 tahun pada pekan depan.
Berdasarkan data statistik yang dihimpun dari Planet Football, performa Bellingham dalam 50 laga pertamanya menunjukkan angka yang sangat menjanjikan jika dibandingkan dengan dua legenda lini tengah Three Lions, Steven Gerrard dan Frank Lampard. Kedua gelandang legendaris tersebut baru mencapai milestone 50 caps pada tahun 2006 silam, saat Gerrard berusia 26 tahun dan Lampard berusia 28 tahun.
Dalam urusan kontribusi gol dan assist, catatan Bellingham tergolong sangat kompetitif untuk pemain seusianya. Dari pantauan redaksi, Bellingham telah mengoleksi 7 gol dan 10 assist untuk Inggris, dengan rasio keterlibatan gol (minutes per G/A) sebesar 209,8 menit. Angka assist milik Bellingham ini bahkan melampaui koleksi Gerrard yang membukukan 8 assist dan Lampard dengan 7 assist dalam jumlah pertandingan yang sama.
Kendati demikian, Frank Lampard masih memimpin dalam produktivitas gol dengan torehan 12 gol dan rasio keterlibatan gol terbaik sebesar 190,9 menit. Sementara itu, Steven Gerrard berada di posisi kedua dengan raihan 10 gol dan rasio keterlibatan gol yang mencapai 208,2 menit selama periode awal karier internasional mereka.
Menurut hasil pengamatan tim redaksi, keunggulan mutlak Bellingham terletak pada pengalamannya di turnamen mayor internasional. Pemain muda berbakat ini tercatat sudah berpartisipasi dalam 4 turnamen besar dengan total 17 penampilan dan menyumbang 4 gol. Jumlah tersebut melampaui catatan Gerrard yang hanya tampil di 3 turnamen mayor (10 penampilan, 3 gol) serta Lampard di 2 turnamen mayor (9 penampilan, 3 gol) saat mencapai laga ke-50 mereka.
Prestasi bersejarah ini menegaskan posisi Jude Bellingham sebagai pilar masa depan sekaligus motor serangan utama timnas Inggris di bawah asuhan pelatih saat ini. Menatap turnamen-turnamen internasional berikutnya, publik sepak bola dunia tentu menanti apakah Bellingham mampu melampaui pencapaian kolektif maupun individu dari generasi emas para pendahulunya tersebut.