Penulis
Bintang Manchester United, Matheus Cunha, menyuguhkan performa memukau untuk membantu Timnas Brasil meraih kemenangan telak 3-0 atas Haiti. Tekanan besar sempat membayangi skuad Selecao setelah mereka hanya mampu bermain imbang melawan Maroko pada pertandingan pembuka fase grup Piala Dunia 2026.
Menurut pengamatan tim redaksi, pelatih Brasil Carlo Ancelotti melakukan perubahan besar pada susunan pemain utama mereka. Carlo Ancelotti memutuskan untuk membongkar lini serang dengan mencoret Igor Thiago dan mempercayakan posisi ujung tombak kepada Matheus Cunha.
Berdasarkan pantauan redaksi, penyerang milik Manchester United tersebut langsung membayar tuntas kepercayaan sang pelatih lewat performa spektakuler. Melakoni debutnya di panggung Piala Dunia, pemain berusia 27 tahun itu berhasil melesakkan dua gol dalam kurun waktu 36 menit babak pertama.
Gol pertama Matheus Cunha lahir dari sebuah keberuntungan ketika bola sapuan lini belakang Haiti justru memantul mengenai badannya dan bergulir masuk ke gawang. Gol pembuka tersebut tampaknya berhasil mengusir rasa gugup sang penyerang sebelum ia mencetak gol keduanya dengan cara yang sangat berkelas.
Melalui skema serangan cepat, Vinicius Jr melepaskan umpan terobosan cerdik yang langsung disambut oleh Matheus Cunha. Dari pantauan jalannya pertandingan, meskipun berada dalam sudut yang sempit dan dinilai hampir mustahil, Matheus Cunha secara tak terduga mampu melepaskan tembakan keras yang akurat ke tiang dekat tanpa bisa dihalau penjaga gawang lawan.
Menurut catatan statistik pertandingan, Matheus Cunha tidak hanya tajam di depan gawang, tetapi juga kontributif dalam permainan tim dengan memenangi 80 persen duel dan mencatatkan akurasi umpan hingga 86 persen. Pergerakannya yang sering turun menjemput bola berhasil menarik bek lawan keluar dari posisinya, sekaligus membuka ruang bagi para pemain sayap Brasil.
Kemenangan ini membuat Brasil kini hanya membutuhkan hasil imbang saat menghadapi Scotland pada laga pamungkas untuk memastikan tiket ke babak gugur. Performa impresif ini juga dipastikan membuat manajer Manchester United, Michael Carrick, merasa puas melihat penyerang andalannya terus berada dalam tren positif menjelang kompetisi musim depan.